Pengobatan Kanker Lambung Minimal Invasif,Tanpa Operasi dan Kemoterapi,Pertahankan Fungsi Lambung yang Utuh

Berapa lama masa hidup setelah terkena kanker perut? Menurut American Cancer Society, stadium dan tingkat kelangsungan hidup 5 tahun kanker lambung adalah sebagai berikut:

Kanker lambung, Pengobatan kanker lambung, Minimal Invasif, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Kanker lambung stadium I : 88%-94% (Infiltrasi tumor ke mukosa atau submukosa, tidak ada metastasis ke kelenjar getah bening lokal)

Kanker lambung stadium II : 68%-82% (Infiltrasi tumor ke mukosa atau submukosa dan telah bermetastasis ke kelenjar getah bening berjarak lebih dari 1cm dari lesi primer, atau metastasis ke kelenjar getah bening berjarak kurang dari 3cm dari lesi primer.

Kanker lambung stadium III : 18%-54% (Infiltrasi tumor ke lapisan otot atau subserosal dan telah bermetastasis ke kelenjar getah bening berjarak lebih dari 3cm dari lesi primer, bahkan tumor telah menginvasi jaringan dan organ yang berdekatan.

Kanker lambung stadium IV : kurang dari 18% (Lesi mencapai lapisan subserosal atau infiltrasi ke organ jauh di luar serosa atau ada metastasis.)

Operasi dan kemoradioterapi adalah pilihan pengobatan yang paling umum untuk pasien kanker lambung di Indonesia. Namun, mengingat efek samping dari operasi dan kemoradioterapi, semakin banyak pasien kanker lambung mulai memilih pengobatan kanker lambung di luar negeri. Pengobatan minimal invasif canggih telah menjadi pilihan pengobatan alternatif tanpa operasi dan kemoradioterapi.

Mengapa Memilih Pengobatan Kanker Lambung di Luar Negeri?

Seperti yang diketahui, saat ini reseksi bedah radikal pada tumor ganas di lambung dan perut, terutama meliputi bedah konvensional, bedah minimal invasif laparoskopi. Bedah konvensional umumnya dengan membuka sayatan 25-30 cm di tengah perut, luka sayatan lebih besar. Dalam beberapa tahun terakhir, bedah minimal invasif laparoskopi secara bertahap berkembang menjadi metode utama pengobatan kanker lambung.

Kanker lambung, Pengobatan kanker lambung, Minimal Invasif, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Laparotomi konvensional: Operasi kanker lambung kebanyakan membuka dinding perut karena tingkat kesulitan dan persyaratan teknis yang tinggi. Laparotomi konvensional memerlukan sayatan 20-25 cm di perut bagian atas. Karena sayatan yang besar, rasa sakit pasca operasi dapat memengaruhi aktivitas normal, pemulihan pasca operasi dan kualitas hidup pasien. Pada saat yang sama, perlengketan intraperitoneal pasca operasi mudah menyebabkan penyumbatan usus dan penyakit baru lainnya. Selain itu, operasi ulang menyebabkan kesulitan besar pada pasien yang mengalami kekambuhan.

Kanker lambung, Pengobatan kanker lambung, Minimal Invasif, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Bedah minimal invasif laparoskopi: Dibandingkan dengan laparotomi konvensional, bedah minimal invasif laparoskopi yang digunakan di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou memiliki keunggulan minim luka, pemulihan cepat, dan minim efek samping.

Apa yang Dimaksud dengan Bedah Minimal Invasif Laparoskopi?

Bedah laparoskopi hanya perlu membuka sayatan 2mm di perut. Pasien dapat bangun dari tempat tidur pada hari pertama setelah operasi, dan lensa laparoskopi tidak hanya memiliki fungsi pembesar, tetapi juga dapat menyesuaikan sudut dan posisi sesuai tuntutan operasi di bawah pengoperasian oleh asisten, sehingga dokter bedah dapat mengamati struktur anatomi rongga perut dengan lebih jelas, lebih intuitif, dan lebih baik untuk ligasi pembuluh darah dan pembersihan kelenjar getah bening di area bedah, yang dapat mengurangi risiko pembedahan dan pendarahan, membuat pembersihan kelenjar getah bening lebih tuntas, dan meningkatkan kelangsungan hidup pasien pasca operasi, mengurangi kemungkinan komplikasi pasca operasi. Selain itu, dibandingkan dengan laparotomi, bedah laparoskopi kanker lambung memiliki keunggulan minim luka, lebih sedikit gangguan pencernaan, minim pendarahan, minim rasa sakit, pemulihan cepat, tidak ada bekas luka sayatan operasi konvensional dll, tidak hanya menghilangkan tumor sepenuhnya, tetapi juga meminimalisir luka sayat, sangat cocok untuk pasien lanjut usia dan lemah.

Pasien apa yang cocok menerima Terapi Minimal Invasif untuk mengobati kanker lambung? Klik konsultasi online atau hubungi kami di 0812 97897859 untuk mendapatkan konsultasi gratis di kantor perwakilan Jakarta, Surabaya, Medan.

Apa Saja Metode Pengobatan Minimal Invasif dari St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou?

Kanker lambung, Pengobatan kanker lambung, Minimal Invasif, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Intervensi : Terapi Intervensi adalah salah satu metode penting untuk pengobatan klinis kanker lambung di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, yaitu dengan memblokir pasokan darah ke sel-sel kanker dengan embolisasi arteri yang memasok darah ke tumor, menyebabkan kanker lambung mengalami iskemia dan hipoksia, dengan demikian menghambat pertumbuhan dan mendorong nekrosis sel kanker lambung, memiliki karakteristik minim luka dan pemulihan cepat.

Kanker lambung, Pengobatan kanker lambung, Minimal Invasif, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Photodynamic Therapy : Dengan menyuntikkan zat foto-sensitizer melalui pembuluh darah vena, jaringan kanker akan menyerap sebagian besar zat yang masuk, sedangkan yang diserap oleh jaringan normal cenderung sedikit; menggunakan laser khusus untuk menyinari massa tumor, di bawah energi sinar, zat photo-sensitizer akan bereaksi terhadap sel kanker, sel kanker mengalami keracunan dan mati, tumor pun akan menghilang secara bertahap. Untuk pengobatan kanker lambung stadium awal, Photodynamic Therapy dapat mencapai hasil yang baik. Oleh karena itu, deteksi dini, diagnosis dini dan pengobatan dini adalah kunci untuk meningkatkan efektivitas pengobatan.

Terapi Gen Bertarget : Terapi gen bertarget dapat secara akurat menargetkan titik penyebab kanker (seperti enzim, protein, reseptor, dll) dalam pertumbuhan kanker lambung, dan menggunakan obat anti-tumor untuk menargetkan penghambatan dan pembunuhan sel-sel kanker.

Kanker lambung, Pengobatan kanker lambung, Minimal Invasif, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou

Metode Gabungan Pengobatan Timur & Barat : Metode Gabungan Pengobatan Timur & Barat tidak hanya dapat secara efektif menutupi kekurangan pengobatan Barat, mencegah dan mengurangi toksisitas dan efek samping yang disebabkan oleh kemoterapi dan radioterapi, tetapi juga secara efektif mencegah kekambuhan dan metastasis pasca operasi kanker lambung, dengan demikian secara efektif memperpanjang kelangsungan hidup dan meningkatkan kualitas hidup. Dokter di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou akan memilih rancangan pengobatan yang menggabungkan TCM dengan teknologi minimal invasif yang cocok untuk pasien, berdasarkan hasil diagnosis kanker lambung dan kondisi spesifik pasien, sehingga pasien bisa mendapatkan hasil pengobatan terbaik.

Ingin mendapatkan informasi pengobatan kanker lambung secara online? Hubungi kantor perwakilan Jakarta, Surabaya, Medan, di 0812 97897859 atau mengisi form di bawah ini, dokter onkologi kami akan segera menghubungi Anda.

Form Appointment

Nama pasien *

Jenis kanker *

No telp *

Hasil pemeriksaan *

Medan Office

Alamat : Komplek Multatuli Indah Blok CC-21, 20151 Sumatera Utara - Medan

Reservasi konsultasi : +62 (0)614 5768 21, +62 (0)821 6578 4777

Surabaya Office

Alamat : Jl. Raya Dinoyo no 21A, Kel. Keputran, Kec. Tegalsari, Surabaya 60265

Reservasi konsultasi : 0315688999 , 0315685057 , 0315685058

Jakarta Office

Alamat : MENARA CITICON lt. 11 blok C2 Jl. Letjen S.Parman kav 72 Slipi - Jakarta Barat

Reservasi konsultasi : 081297897859 , 085211194878

Untuk tampilan yang lebih baik, silahkan tegakkan HP/Gadget Anda